Langsung ke konten utama

Suami Dilempar ke Neraka

 Suami Bakal Dilempar ke Neraka Jika Membiarkan Istrinya Tak Menutup Aurat


Dalam suatu rumah tangga, seorang suami merupakan pemimpin bagi keluarganya, ia bertanggung jawab penuh terhadap isteri dan anak-anaknya.


Karena semua yang diperbuat anak dan isterinya saat nanti akan dimintai pertanggungjawabannya.


Tak hanya dirinya saja yang akan ditanya di akhirat kelak, bagaimana perilaku suami terhadap istri dan anaknya sebagai tanggungjawabnya juga akan ditanya kelak di hari kiamat.


Untuk itu seorang harus lebih berhati-hati dalam mendidik dan membimbing istri dan anak-anaknya.


Jika istri anda berbuat jahat maka seorang suaminyalah yang akan menanggung dosanya. 


Banyak contoh perbuatan istri yang dapat memasukkan suaminya ke neraka di akhirat kelak.


Sebagai contoh, misal Anda baik, cantik, tapi ia tak mau menutup aurat?


Wah, berarti sang suami harus ekstra sabar menasehati isterinya nih.


Lho, kenapa yang repot-repot suaminya, jika sang isteri tidak menutup aurat?


Jawabnya ada dalam firman-Nya:


“Katakanlah kepada orang laki–laki yang beriman, “Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allâh maha mengetahui apa yang mereka perbuat.”


Katakanlah kepada wanita yang beriman, “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera–putera mereka, atau putera–putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allâh, wahai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung,” (QS. An-Nûr [24]:31).


Berdasarkan ayat di atas, perintah menutup aurat itu wajib diberlakuan untuk semua muslimah, termasuk isteri kita.


Oleh karena itu, sebagai seorang suami yang sholeh dan bijak, tentu kita harus menasehati pasangan hidup kita agar tidak mendapatkan dosa karena melalaikan perintah Allah SWT di atas.


Terlebih, sebagai seorang suami itu memiliki tanggungjawab untuk mendidik anak-anak dan isterinya agar menjalankan perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.


Dimana semua amanah itu kelak akan dimintai pertanggungjawabannya oleh Allah SWT.


Selain itu, jika seorang suami membiarkan isterinya mengumbar aurat maka ia akan termasuk dalam salah satu ciri laki-laki yang tidak akan dilihat Allah SWT pada hari kiamat.


Salah satunya adalah dayuts, yaitu laki-laki yang tidak punya rasa cemburu terhadap istrinya.


Perbuatannya disebut diyatsah.


Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:


“Ada tiga orang yang tidak akan dilihat Allah pada hari kiamat: orang yang durhaka kepada kedua orang tuanya, wanita yang meniru gaya laki-laki, dan dayuts.”(HR. An Nasa’i dan Ahmad).


Adapun salah satu bentuk perbuatan diyatsah atau sikap laki-laki dayyuts yaitu membiarkan istrinya tidak menutup aurat.


Sebab, menutup aurat adalah kewajiban seorang muslimah.


Tidak ada satu pun ulama yang mengingkari kewajiban menutup aurat.


Sedangkan aurat wanita menurut jumhur ulama adalah seluruh tubuhnya kecuali wajah dan telapak tangan.


Oleh karena itu, jika kita sebagai seorang suami tidak ingin terkategori dalam ciri laki-laki dayuts, maka mulai saat ini kita nasehati isteri kita secara ma’ruf, baik langsung maupun tidak langsung.


Cara menasehati langsung misalnya dengan menjelaskan perintah Allah SWT tentang kewajiban menutup aurat bagi perempuan muslim, tentu menasehatinya dengan cara  ma’ruf tanpa harus membentak-bentak atau memarahinya.


Sementara cara menasehati tidak langsung misalnya dengan memberikan video ceramah-ceramah atau buku-buku tentang kewajiban menutup aurat.


Semoga kita para suami diberikan kesabaran dan kelapangan hati untuk mendidik isteri kita agar menjadi lebih baik lagi. Waallahu’alam. 


Silakan Di Share Ya, 

Semoga Banyak Yang Tahu, 

Terlebih-lebih Orang Yang Kita Sayangi. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Siapa Gus Edward?

  Gus Edward Adalah Pendakwah atau Bisa Di Kenal Sebagai Da'i Milenial. Beliau Memiliki Seorang Ayah Yang Sudah Meninggal Dunia Yaitu Abuya. KH. Abu Bakar Jamal , Ayahnya Beliau Adalah Pendiri Pondok Pesantren Albarokah Di Daerah Kelurahan Jatimakmur Kecamatan Pondok Gede Kota Bekasi.  Gus Edward Adalah Putra Ke 26, Ayahnya Memiliki Anak Yaitu Sebanyak 27 Orang, dan 5 Istri. Gus Edward Juga Memiliki Majelis Yaitu Majelis Ta'lim Sholawat Syech Abubakar , Beliau Memberikan Nama Tersebut Kepada Majelisnya Dengan Alasan Ingin Membawa Kembali Nama Ayahnya Ke Ranah Dakwah.  Gus Edward Bisa Di Kenal Melalui Media Sosialnya, Yaitu Bisa Melalui Youtube , Instagram , atau  Facebook . 

PINJAMI AKU SATU HARI

PerIahan Tubuhku Diturunkan Ke Dalam Lubang Yang Sempit,  Namun Dengan Cepat Kemudian Badanku Ditimbun Tanah,  Lalu Semua Orang Meninggalkanku Masih Terdengar Jelas Langkah Kaki Mereka Sebelum dilanjutkan membaca silakan Follow  Instagram  Like  Facebook  Subscribe  Youtube Kini Aku Sendirian...! Ditempat Yang Gelap, Tak Pernah Terbayangkan Sekarang Aku Sendiri, Menunggu Ujian Suami/istri Belahan Jiwa pun Pergi Anak, Yang Ditubuhnya Mengalir Darahku Juga Pergi Apalagi Sahabatku, Kawan Dekat, Rekan Bisnis (Pekerjaan)  Ternyata Aku Bukan Siapa-siapa Lagi Bagi Mereka !! Menyesalpun Tiada Berguna Taubat Tak Lagi Diterima Minta Maaf Tak Lagi Didengar Kini Aku Sendirian Mempertanggung Jawabkan Apa Yang Pernah Aku Lakukan. Ya Allah, Kalau Boleh. Tolong Pinjamkan Satu Hari Saja Milik-Mu Aku Akan Berkeliling Mohon Maaf Kepada Mereka Yang Telah Merasakan Kezalimanku Yang Susah Dan Sedih Karena Ulahku Yang Aku Sakiti Hatinya Yang Telah Aku Bohongi Ya Allah, ...